Hindari 3 Kesalahan dalam Menulis Artikel SEO Friendly

Membuat artikel yang memuat struktur SEO friendly bukan hal mudah untuk dilakukan. Terkadang penulis terjebak dalam kesalahan dalam menulis artikel SEO friendly. Hal tersebut akan berakibat buruk terhadap website dan artikel itu sendiri.

Salah satu dampak buruk tersebut adalah artikel tidak mendapatkan posisi yang bagus dalam halaman di Google. Paling fatal adalah tulisan bisa hilang. Sangat merugikan bukan?

Tidak semua orang memahami tentang aturan jasa penulis artikel SEO. Benefit dari menguasai teknik penulisan tersebut adalah dengan mendapatkan ranking tertinggi dalam mesin pencarian terhadap konten yang dibuat.

Nah, agar kita dapat mendapatkan keuntungan dan dapat menghindari dampak buruk yang dijelaskan diatas simak informasi ini hingga paham dan selesai!

3 Jenis Kesalahan dalam Membuat Artikel SEO

Membuat tulisan berbobot dan berkualitas adalah hal wajib yang diharapkan pada seorang penulis handal. Maka dari itu, penulis harus menghindari kesalahan-kesalahan dalam menulis. Jika Anda belum memahami kesalahan dalam penulisan artikel, informasi dibawah akan menjadi jawaban dari keresahan Anda.

  1. Judul yang Membosankan Pembaca

Judul artikel kurang menarik akan berdampak kurang baik terhadap pembahasan di dalamnya. Sebabnya adalah jika judul artikel membosankan pengguna sudah barang tentu konten bacaan akan ditinggalkan.

Menggunakan formula 4U bisa jadi solusi untuk membuat judul lebih menarik. 4U memuat Useful, Urgent, Unique dan Ultra Spesific.

Useful berarti isi konten harus memiliki manfaat bagi pembaca, dan Urgent berarti mendesak para pengguna untuk membaca artikel Anda karna pentingnya isi di dalam tulisan yang dimuat. Unique atau unik adalah kekhasan dari cerita sehingga orang nyaman berlama lama nongkrong di website. Terakhir, Ultra Spesific atau berarti isi konten yang dibuat memiliki penjelasan detail yang baik.

Selain 4U, judul juga sebaiknya memuat kata kunci atau keyword dari artikel. Agar Mesin Pencari Google mudah mendeteksi konten.

  1. Penggunaan Keyword Berlebihan

Penggunaan keyword atau kata kunci berlebihan bisa disebut juga keyword stuffing. Orang berpikir bahwa menaruh kata kunci berlebihan pada karya tulis akan membuat Google mengindeks artikel kamu pada list teratas. Nyatanya salah besar!

Menggunakan keyword secara berlebihan akan membuat konten tulisan sulit untuk dicerna. Jadi, perlu diperhatikan pemakaian kata kunci pada konten yang dibuat.

Semisal teks yang didapat di dalam sebuah artikel terdiri dari 300 kata dan memuat 70 kata kunci di dalamnya. Itulah kejadian yang disebut dengan keyword stuffing. Cukup taruh kata kunci pada judul, struktur url, dan sebagian di dalam isi.

  1. Memuat Typo terlalu Banyak

Typo merupakan sebuah kekeliruan dalam penulisan. Kekeliruan ini biasanya didapat berupa kekurangan huruf, salah menaruh huruf atau salah huruf.

Wajib bagi penulis untuk melakukan pemeriksaan kembali artikel yang sudah dibuat. Agar kejadian salah ketik bisa dideteksi lebih awal sebelum tulisan diunggah ke media.

Anda bisa melakukan cek otomatis menggunakan Microsoft word atau google docs untuk mendeteksi typo. Dalam dua aplikasi tersebut bisa diketahui bilamana terdapat kata kata yang keliru pengetikannya.

4. Practice makes perfect

Latihan, latihan, latihan dan berlatih akan membuat seseorang semakin piawai dalam melakukan suatu hal. Begitu pula dalam mempraktikan tips diatas, terus mengasah diri dengan berlatih menulis maka akan semakin dekat dengan kepiawaian.

Nah, jangan sampai jatuh pada kesalahan yang disebutkan diatas ya!