Tips Membuat Video Pernikahan Yang Sinematik

Momen pernikahan menjadi momen yang paling berkesan yang akan terus teringat seumur hidup. Oleh karena itu, acara pernikahan harus diabadikan dengan baik, karena tentu hal tersebut tidak akan bisa terulang lagi. 

Karena itulah pernikahan menjadi hal yang sangat sakral, dan saat mengabadikan hasilnya pun harus dengan cara terbaik. Hal ini termasuk juga saat perekaman hingga editing video. Sribu, yang menawarkan jasa edit video untuk hasil yang terbaik, memberikan beberapa tips berdasarkan pengalaman mereka saat membuat video pernikahan.

Jangan Banyak Footage

Footage artinya adalah materi mentah sebuah rekaman yang kemudian harus melalui proses editing, untuk kemudian dirangkai menjadi sebuah video yang bagus. Untuk sebuah video pernikahan, tidak dibutuhkan durasi yang lama, cukup sekitar 10 menit. 

Oleh karena itu, jangan terlalu banyak mengambil footage, karena bisa dipastikan akan banyak scene yang harus terbuang selama proses editing. Jadi dibutuhkan skill untuk bisa memilih momen terbaik saat acara berlangsung. 

Salah satu cara dalam memilih momen terbaik adalah dengan menanyakannya pada diri sendiri. Apakah saya perlu merekam momen ini, atau menunggu momen yang lebih bagus? Semakin anda sering melakukannya, kemampuan anda akan semakin terasah, dan anda bisa tahu solusinya jika melakukan kesalahan. Practice makes perfect!

Bawa Peralatan Secukupnya

Untuk bisa mengabadikan setiap momen terbaik saat acara pernikahan berlangsung, tentu anda harus bisa bergerak cepat, dan mencari sudut pandang terbaik. Oleh karena itu, peralatan yang anda gunakan jangan terlalu berat. 

Persiapkan juga lensa yang benar-benar dibutuhkan, dan taruh di tas kecil anda. Sehingga anda bisa melakukan pergantian lensa secara cepat dan efisien. 

Penggunaan monopod lebih disarankan daripada tripod. Monopod sangat ideal untuk mendapatkan gambar statis dan mudah untuk berpindah-pindah mendapatkan sudut pandang dan gambar yang berbeda. Gunakan juga base plate yang sama pada glidecam, sehingga kamera dengan mudah diarahkan bolak-balik. 

Ambil Gambar Senatural Mungkin

Untuk video pernikahan sebisa mungkin mendapatkan gambar sinematik seperti adegan film namun senatural mungkin. Jangan mengambil gambar dengan kesan seperti dibuat-buat. Anggaplah seperti sedang mengambil gambar secara candid. 

Beberapa lensa bisa memberikan efek depth of field yang minimal, sehingga gambar yang diambil lebih terlihat natural dan mengagumkan. 

Menangkap Emosi

Sebuah video yang sinematik, harus kental akan emosi setiap subjek yang direkam, apalagi dalam momen pernikahan. Anda harus bisa menangkap gelak tawa yang riang, orang yang sedang menangis, dan senyum yang melingkar di wajah. Terutama emosi pada pasangan yang sedang berbahagia itu. 

Sayangnya orang-orang cenderung malu dan menutupi perasaan yang mereka alami ketika tahu sedang direkam kamera. Oleh karenanya sangat penting mereka untuk tidak tahu jika anda sedang mengambil gambar mereka. 

Beberapa trik agar orang-orang tidak tahu bahwa sedang direkam adalah, alihkan kamera anda ke arah lain. Kemudian ketika mereka akan bereaksi pada momen yang sedang terjadi, cepat-cepat bidik mereka. Dibutuhkan kepekaan agar bisa melakukan trik ini.